Ads - After Header

Contoh Surat Paklaring Kerja

Dani M Iskandar

Surat paklaring kerja merupakan salah satu dokumen penting dalam proses pencarian kerja. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti pengalaman kerja dan kualifikasi yang dimiliki oleh seorang pelamar. Dalam surat paklaring kerja, terdapat informasi mengenai riwayat pekerjaan, tanggung jawab yang diemban, serta prestasi yang telah diraih.

Surat paklaring kerja memiliki struktur yang harus diikuti agar terlihat profesional dan mudah dipahami oleh pihak perekrut. Bagian pertama yang harus ada adalah alamat pengirim dan penerima surat. Pastikan alamat pengirim tercantum dengan jelas, termasuk nomor telepon dan alamat email yang dapat dihubungi.

Selanjutnya, cantumkan tanggal penulisan surat. Tanggal ini menunjukkan kapan surat paklaring kerja tersebut dibuat. Pastikan tanggal yang tercantum adalah tanggal terkini agar surat terlihat up-to-date.

Setelah itu, tuliskan perihal surat. Perihal ini berfungsi sebagai judul atau ringkasan isi surat. Sebaiknya perihal surat mencerminkan tujuan dari surat paklaring kerja tersebut, misalnya "Permohonan Paklaring Kerja" atau "Pengajuan Paklaring Kerja".

Selain itu, dalam surat paklaring kerja juga terdapat bagian pembuka yang berisi salam pembuka dan pengenalan diri. Gunakan salam yang sopan seperti "Bapak/Ibu" atau "Hormat Saya". Kemudian, sampaikan nama lengkap, alamat, dan informasi kontak lainnya.

Pada bagian isi surat, jelaskan secara singkat pengalaman kerja yang dimiliki. Sebutkan nama perusahaan, jabatan yang diemban, dan tanggung jawab yang telah dilakukan. Jika ada prestasi yang diraih, sebaiknya juga disebutkan untuk memperkuat kualifikasi Anda sebagai pelamar.

Terakhir, sampaikan penutup yang sopan dan profesional. Ungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan dan sampaikan harapan untuk dapat diberikan kesempatan wawancara atau pertimbangan lebih lanjut.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan surat paklaring kerja. Dengan mengikuti struktur yang tepat dan menyampaikan informasi dengan jelas, surat paklaring kerja Anda akan terlihat lebih menarik dan dapat meningkatkan peluang Anda dalam mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Struktur Surat Paklaring Kerja

Setelah memahami pentingnya surat paklaring kerja, saatnya untuk mempelajari struktur yang harus ada dalam surat tersebut. Dengan mengikuti struktur yang benar, surat paklaring kerja Anda akan terlihat lebih teratur dan profesional. Berikut adalah bagian-bagian yang harus ada dalam surat paklaring kerja:

1. Alamat Pengirim dan Penerima Surat

Bagian pertama yang harus tercantum dalam surat paklaring kerja adalah alamat pengirim dan penerima surat. Pastikan alamat pengirim tertera dengan jelas di bagian atas surat. Sertakan juga nomor telepon dan alamat email yang dapat dihubungi. Pada bagian kanan atas surat, tuliskan alamat penerima surat dengan lengkap, termasuk nama perusahaan dan alamat lengkapnya.

2. Tanggal Penulisan Surat

Setelah alamat pengirim dan penerima surat, tuliskan tanggal penulisan surat. Tanggal ini menunjukkan kapan surat paklaring kerja tersebut dibuat. Pastikan tanggal yang tercantum adalah tanggal terkini agar surat terlihat up-to-date dan relevan.

3. Perihal Surat

Perihal surat merupakan judul atau ringkasan isi surat. Tuliskan perihal surat dengan jelas dan singkat agar pihak penerima dapat langsung memahami tujuan dari surat paklaring kerja tersebut. Sebagai contoh, perihal surat dapat berupa "Permohonan Paklaring Kerja" atau "Pengajuan Paklaring Kerja".

4. Pembuka Surat

Setelah perihal surat, lanjutkan dengan bagian pembuka surat. Gunakan salam pembuka yang sopan seperti "Bapak/Ibu" atau "Hormat Saya". Kemudian, sampaikan nama lengkap, alamat, dan informasi kontak lainnya. Bagian pembuka ini memberikan pengenalan diri kepada penerima surat.

5. Isi Surat

Pada bagian isi surat, jelaskan secara singkat pengalaman kerja yang dimiliki. Sebutkan nama perusahaan, jabatan yang diemban, dan tanggung jawab yang telah dilakukan. Jika ada prestasi yang diraih, sebaiknya juga disebutkan untuk memperkuat kualifikasi Anda sebagai pelamar. Gunakan bahasa yang jelas dan ringkas agar penerima surat dapat dengan mudah memahami informasi yang disampaikan.

6. Penutup Surat

Terakhir, sampaikan penutup surat yang sopan dan profesional. Ungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan dan sampaikan harapan untuk dapat diberikan kesempatan wawancara atau pertimbangan lebih lanjut. Jangan lupa untuk menandatangani surat paklaring kerja tersebut di bagian bawah surat.

Dengan mengikuti struktur yang telah dijelaskan di atas, surat paklaring kerja Anda akan terlihat lebih teratur dan mudah dipahami oleh pihak penerima. Pastikan untuk memeriksa kembali surat sebelum mengirimkannya guna memastikan tidak ada kesalahan penulisan atau informasi yang terlewatkan.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer