Ads - After Header

Contoh Surat Follow Up Permohonan

Irma Wanti

Surat follow up permohonan merupakan langkah yang penting dalam proses melamar pekerjaan atau mengajukan permohonan lainnya. Dalam situasi di mana persaingan ketat, mengirimkan surat follow up dapat menjadi strategi yang efektif untuk menonjolkan diri Anda sebagai kandidat yang berdedikasi dan berminat.

Surat follow up memiliki tujuan yang beragam, tergantung pada konteksnya. Beberapa tujuan umumnya adalah menunjukkan ketertarikan yang kuat terhadap posisi yang dilamar, mengingatkan pihak yang berwenang tentang aplikasi Anda, atau memperbarui informasi yang relevan. Dalam hal ini, surat follow up dapat menjadi alat yang ampuh untuk memperkuat kesan positif yang Anda tinggalkan selama proses seleksi.

Namun, menulis surat follow up yang efektif bukanlah tugas yang mudah. Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting agar surat tersebut dapat mencapai tujuannya dengan baik. Pertama, pastikan Anda mengikuti format yang benar, termasuk menyebutkan tanggal, alamat, dan salam pembuka yang tepat. Selain itu, jelaskan dengan jelas alasan mengapa Anda tertarik pada posisi tersebut, sertakan informasi tambahan yang relevan, dan tunjukkan apresiasi Anda terhadap kesempatan yang diberikan.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips-tips berharga untuk menulis surat follow up yang efektif, serta menyediakan contoh surat follow up permohonan yang baik dan terstruktur dengan baik. Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan dapat meningkatkan peluang Anda dalam mendapatkan respons positif dari pihak yang berwenang.

Selanjutnya, mari kita bahas secara rinci tips-tips yang perlu Anda perhatikan saat menulis surat follow up permohonan yang efektif.

Tujuan Surat Follow Up

Setelah memahami pentingnya surat follow up permohonan, penting bagi kita untuk memahami tujuan di balik pengiriman surat tersebut. Tujuan utama dari surat follow up adalah untuk mempertahankan ketertarikan dan memperkuat kesan positif yang telah Anda tinggalkan selama proses seleksi.

Menunjukkan Ketertarikan yang Kuat

Salah satu tujuan utama dari surat follow up adalah untuk menunjukkan kepada pihak yang berwenang bahwa Anda memiliki ketertarikan yang kuat terhadap posisi yang dilamar. Dalam surat ini, Anda dapat menegaskan kembali alasan mengapa Anda tertarik pada pekerjaan tersebut, serta bagaimana kualifikasi dan pengalaman Anda sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau organisasi.

Mengingatkan Pihak yang Berwenang

Surat follow up juga dapat berfungsi sebagai pengingat kepada pihak yang berwenang tentang aplikasi Anda. Dalam situasi di mana banyak aplikasi diterima, pihak yang berwenang mungkin mengalami kesulitan dalam mengingat setiap kandidat secara spesifik. Dengan mengirimkan surat follow up yang baik, Anda dapat memperkuat kesan Anda dan membuat diri Anda lebih mudah diingat.

Memperbarui Informasi yang Relevan

Selain itu, surat follow up juga dapat digunakan untuk memperbarui informasi yang relevan terkait dengan aplikasi Anda. Misalnya, jika Anda telah mendapatkan pengalaman baru atau sertifikasi yang relevan sejak mengirimkan aplikasi awal, surat follow up dapat menjadi kesempatan yang baik untuk membagikan informasi tersebut kepada pihak yang berwenang. Hal ini dapat menambah nilai tambah pada aplikasi Anda dan menunjukkan komitmen Anda terhadap pengembangan diri.

Dalam surat follow up, pastikan Anda menjelaskan dengan jelas tujuan Anda dan mengapa Anda mengirimkan surat tersebut. Jangan lupa untuk tetap sopan dan profesional dalam setiap kalimat yang Anda tulis. Dengan memahami tujuan dari surat follow up, Anda dapat mengarahkan penulisan Anda dengan lebih efektif dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan respons positif.

Selanjutnya, kami akan memberikan tips-tips praktis tentang bagaimana menulis surat follow up yang efektif.

Tips Menulis Surat Follow Up yang Efektif

Menulis surat follow up yang efektif membutuhkan perhatian terhadap detail dan strategi yang tepat. Berikut ini adalah beberapa tips praktis yang dapat Anda terapkan saat menulis surat follow up permohonan:

1. Perhatikan Format Surat

Pastikan Anda mengikuti format surat yang benar, termasuk menyebutkan tanggal, alamat, dan salam pembuka yang tepat. Jaga agar surat terlihat profesional dan rapi dengan menggunakan font yang mudah dibaca dan tata letak yang teratur.

2. Jelaskan Alasan Ketertarikan

Sampaikan dengan jelas dan tegas alasan mengapa Anda tertarik pada posisi yang dilamar. Jelaskan bagaimana kualifikasi, pengalaman, atau minat Anda sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau organisasi. Tunjukkan pengetahuan Anda tentang perusahaan dan berikan argumen yang meyakinkan mengapa Anda adalah kandidat yang tepat.

3. Sertakan Informasi Tambahan yang Relevan

Jika Anda memiliki informasi tambahan yang relevan dengan aplikasi Anda, seperti pengalaman baru, sertifikasi, atau prestasi terbaru, sertakan informasi tersebut dalam surat follow up. Hal ini dapat memberikan nilai tambah pada aplikasi Anda dan menunjukkan komitmen Anda terhadap pengembangan diri.

4. Tunjukkan Apresiasi

Jangan lupa untuk menyampaikan rasa terima kasih Anda atas kesempatan yang diberikan dan waktu yang telah dihabiskan oleh pihak yang berwenang untuk mempertimbangkan aplikasi Anda. Sampaikan apresiasi Anda dengan sopan dan tulus, dan tunjukkan bahwa Anda menghargai perhatian yang diberikan.

5. Periksa Kembali Tatabahasa dan Ejaan

Sebelum mengirimkan surat follow up, pastikan Anda memeriksa kembali tatabahasa dan ejaan. Kesalahan tatabahasa dan ejaan dapat memberikan kesan yang buruk dan mengurangi kesan profesionalitas Anda. Gunakan alat bantu seperti kamus atau aplikasi pengecek tatabahasa dan ejaan untuk memastikan surat Anda bebas dari kesalahan.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menulis surat follow up yang efektif dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan respons positif. Selanjutnya, kami akan menyajikan contoh surat follow up permohonan yang baik dan terstruktur dengan baik untuk memberikan gambaran yang lebih jelas.

Contoh Surat Follow Up Permohonan

Berikut ini adalah contoh surat follow up permohonan yang baik dan terstruktur dengan baik. Surat ini ditujukan kepada pihak HRD sebuah perusahaan yang Anda lamar sebagai contoh situasi. Perhatikan setiap bagian surat dan penjelasan mengapa bagian tersebut penting.


[Alamat Anda]

[Tanggal]

[Alamat Perusahaan]

Kepada,
Bapak/Ibu [Nama Penerima],

Salam yang terhormat,

Saya, [Nama Anda], dengan ini ingin mengirimkan surat follow up sebagai tindak lanjut atas aplikasi saya untuk posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya atas kesempatan yang diberikan dan waktu yang telah dihabiskan oleh pihak HRD untuk mempertimbangkan aplikasi saya.

Saya sangat tertarik dengan posisi yang dilamar dan keyakinan saya bahwa kualifikasi dan pengalaman saya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selama ini, saya telah mengikuti perkembangan perusahaan dengan antusiasme dan kagum terhadap visi dan misi yang diemban. Saya yakin bahwa dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang saya miliki, saya dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi perusahaan.

Saya ingin memperbarui informasi terkait dengan aplikasi saya. Sejak mengirimkan aplikasi awal, saya telah berhasil menyelesaikan pelatihan tambahan dalam bidang [Bidang Pelatihan], yang telah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan saya dalam hal ini. Saya yakin bahwa pengetahuan baru ini akan menjadi aset yang berharga bagi perusahaan.

Sekali lagi, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya atas perhatian yang diberikan kepada aplikasi saya. Saya sangat menghargai kesempatan ini dan berharap dapat diberikan kesempatan untuk menghadiri wawancara lanjutan. Saya siap untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai kualifikasi dan motivasi saya dalam mendukung visi dan misi perusahaan.

Terlampir, saya sertakan kembali salinan resume dan surat pengantar saya untuk memudahkan referensi. Saya juga dapat memberikan referensi tambahan atau informasi yang diperlukan jika dianggap perlu.

Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kesempatan ini. Saya sangat berharap dapat mendengar kabar baik dari Bapak/Ibu segera. Jika ada informasi tambahan yang diperlukan, saya siap untuk memberikan jawaban yang diperlukan.

Hormat saya,

[Nama Anda]
[Telp. / Email]


Dalam contoh surat follow up permohonan di atas, perhatikan penggunaan salam pembuka yang sopan, penjelasan mengapa Anda tertarik pada posisi tersebut, pembaruan informasi yang relevan, serta penutup yang sopan dan tegas. Anda dapat menyesuaikan surat ini dengan konteks dan informasi pribadi Anda.

Dengan mengacu pada contoh surat ini, Anda dapat memahami struktur dan gaya penulisan yang efektif untuk surat follow up permohonan. Pastikan untuk menyesuaikan surat dengan situasi dan kebutuhan Anda sendiri.

Selanjutnya, kami akan memberikan penutup untuk artikel ini, serta mengingatkan Anda tentang pentingnya mengirimkan surat follow up permohonan dalam proses aplikasi.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer